IMANKU GOYAH

Bila cobaan mengubah hidupmu

Bila masih ada seorang penolong dihidupmu

Ada Yesus sang penolongmu

Dia selalu pedulikan kamu

Berdoalah, Dia akan menghampirimu

Dia tidak akan meninggalkanmu

Berdoalah, Dia akan selalu bersamamu

Yesus tak jauh darimu……

 

Lirik lagu ini membuatku selalu semangat ketika aku sedang banyak cobaan.

Hai maafkan aku yang sangat jarang mempost di blogku ini. Kini aku ingin menceritakan banyak sekali pengalaman kegagalan,cobaan,dan hadiah yang kuterima. Dari sisi lain, banyak sekali ajaran-ajaran hidup yang kupetik.

2 bulan yang lalu, pada bulan maret ini hidupku penuh dengan cobaan,imanku goyah. Aku sungguh sangat menyesali. Tetapi untuk semua itu tidak cukup kusesali, aku belajar untuk lebih bijaksana dan kuat dalam iman. Pada waktu itu, aku dijelaskan oleh sesorang untuk mengenal meditasi. Sempat tidak tertarik sama sekali, sesering mereka mejelaskan lebih dalam, aku tertarik untuk belajar meditasi. Tetapi untuk belajar meditasi, kita diwajibkan vegetarian, tidak boleh makan daging,ikan,telur. Sempat seminggu aku belajar itu, nyatanya belum bisa berhasil.

Aku jahat , bengis dan egois, disaat-saat itu aku menghiraukan semua pembicaraan teman-teman disekolah,aku lebih asik berdiam diri dikelas,aku jarang berdoa rosario lagi,berdoa bapa kami dll. Pada tanggal 30 maret 2018, selesai misa pelajar digereja jam 12 siang. Aku menuju kerumah wali kelasku untuk menghadiri acara makan-makan dan sekalian minta restu dari beliau agar ujian nasional kami lancar. Saat tiba disana, dan acara doa selesai, tibalah untuk makan siang. Mereka melihatku tidak sama sekali untuk makan bakso,soto ayam dihadapan mereka. Karena saat itu aku sedang vegetarian menjalankan belajar untuk meditasiku.

Mereka mulai bertanya, “nat,kenapa gak makan?”. Bingung menjawab apa, dan tidak mungkin juga aku berbohong. Yah, aku bilang lagi puasa jadi gabisa makan daging. Terus terdengar oleh wali kelasku dan berkata ”puasa berapa hari nduk?”. “Selamanya bu hehe” itu jawabanku yang paling bodohhhhhh. Karena walikelas ku banyak bertanya, dan anak-anak simak mendengarkannya dan melontarkan beberapa pertanyaan, disitupun aku menangis tidak sanggup berkata lagi untuk membahas agama. Dari kanan mereka mencari ayat injil untuk ditanyakan kepadaku. Dari kiripun sedang mendesak dengan berbagai pertanyaan yang kubenci. Dan sebagian dari mereka hanya bisa menyimak dan mendengar. Awalnya aku menangis karena aku tidak suka membahas atau memperdebatkan agama. Walaupun mereka tetap menghargainya, tetap saja aku takut salah bicara kepada mereka dan mereka akan salah paham. Selama 2 jam lebih memperdebat tentang agama dan ajaran meditasi ini, sebagian mereka tidak menerima adanya meditasi di agama mereka dan islam sufih.

 

Lepas dari acara itu, aku pulang kerumah dan merenungkan segala perbuatan ku sehari full. Tapi, aku tidak kuat membayangkan tangisan dan ucapan-ucapanku ketika diacara itu. Aku sangat sekali membanggakan meditasi, membela islam sufih dan menegaskan ke mereka dengan keras bahwa makan daging atau membunuh hewan tidak diizinkan.  Pikiranku dihantui dengan kesalahanku dimana aku udah berbuat salah yang sangat parah daripada membunuh. Tuhan, maafkan aku saat itu. Aku tau dimana umurku yang bertambah ini , tanggung jawabku juga bertambah. Tetapi, aku tidak bisa berpikir dan berpilaku bijaksana? Malu sekali aku, Tuhan.

Sabtu malam, selesai misa. Aku dan temanku pengampunan dosa digereja bersama Romo Mantri. Aku mengakui semua kesalahanku, aku tidak peduli bagaimana aku menanggung malu ketika menceritakan itu semua kepada Romo. Setelah aku mengakui segala dosa-dosaku, aku dinasehati oleh Romo. Dan sejak itu,aku paham dari itu semua. Aku harus bisa belajar bijaksana untuk memahami dan jangan gampang terpengaruh.

 

Kesimpulan :  Jangan sekali-kali gampang tertarik dengan omongan oranglain. Berpikirlah terlebih dahulu, jangan terburu-buru mengambil tindakan. Apapun agamamu,kuatkan imanmu! Jadilah terang dan garam untuk disekitarmu dan dirimu sendiri. Berbagai banyak cobaan, disitu juga terdapat berbagai cara untuk mengatasi masalah tersebut. Jangan sekali-sekali membenci Tuhanmu, sebab dia memberi cobaan kepadamu tidak jauh dari batas kemampuanmu. Tuhan memberi cobaan kepada kamu, karena Tuhan sayang kepada kamu. Tuhan ingin melihat kamu, seberapa besar kamu menghadapi masalah dengan menyebut namaNya. Tuhan ingin kamu mendekat diri kepadanya. Jadi, berdoalah kepadaNya sebab melalui doa engkau akan belajar untuk berkontakan dengan Tuhan yang bijaksana.

Ini pengalamanku dua bulan terakhir, tidak ada manusia yang tidak luput dari kesalahan/dosa.

 

Terimakasih sudah mau membaca

Iklan

Definisi Hati

Cepu,10.03.2018

Jatuh cinta bukan hal yang rumit lagi bagiku dan sekarang (mungkin) aku sudah benar-benar bisa melupakannya. Aku  tidak  mau menganggap tentang apa dia yang dulu dan sekarang. Walaupun aku terlilit dengan trauma dari kecil tentang pernikahan dan sampai membuatku  menutup diri untuk tidak jatuh cinta kepada siapa pun. Tetapi rasanya bersyuukur sekali, waktu ikelas 1 SMK, indahnya menemukan jati diriku untuk menyukai seseorang. Berjalan nya waktu membuat kenanganku  dengan nya menjadi buruk dan tidak sesuai dengan harapan. Hanya beberapa lagu dari Sam Smith dan Adele yang mampu menenangkan pikiranku dari kenangan bersamanya. Sungguh kusesali rusaknya hubungan ini karena sifatku yang terlalu kekanak-kanakan dan egois kepadanya.

Bagiku, walau patah hati itu tidak enak, aku masih ingin tetap bisa mencerna roti bakar,minum kopi sambil menulis diblog. Dan bagiku, walau patah hati itu tidak enak, aku masih ingin bisa menggantungkan lampu-lampu yang kuolah sendiri disudut ruangan tergelapku. Dan mungkin ini tentang strategi. Berlajar dari pengalaman pendekatan (pdkt)  yang dilakukan mereka ke aku membuatku belajar dewasa apa arti mencintai seseorang dalam hubungan serius. Jujur, hanya dia yang susah membuatku untuk berpikir selama 2 tahun semenjak kita dekat,dan pikiranku suka terlintas  “Apakah dia mempunyai perasaan sama denganku?” Nyatanya tidak. Sungguh dialah yang sangat bisa menyakiti perasaanku. Dan lepas dari hubungan ini, aku berdoa kepada Tuhan “Tuhan,berilah seseorang yang bisa memberikan kebahagian kepadaku dan semua orang”. Doa ku sangat singkat waktu itu, tidak terpikirkan untuk minta kriteria pria seperti apa. Karena bagiku, Tuhan sudah tau seperti apa kriteria pria yang kuidamkan sejak kecil.

Ditanggal 08.03.2018 kemarin, hidupku benar-benar kacau, rasa trauma yang kualami sangat meningkat. Kudengar berita dari papa bahwa  mama kabur dari rumah karena sikap papa yang menyakiti perasaan mama. Sejak kecil mereka suka berantem, karena papa melanggar janji setia pernikahan mereka. Saat itu aku sangat kecil,duduk dikelas 3 SD, yang harus siap mengerti apa itu pernikahan,perkelahian,dan percerain. Rasanya sangat sakit menerima itu. Jangan marah pada kepadaku bila aku sangat membenci  dan menolak permusuhan,perselisihan,peperangan,kekerasan fisik maupun batin dihidupku.  Aku berusaha menasihati dan memberi kalimat-kalimat bijak agar papa berubah dan bisa menjadi panutan keluarga.

Mama adalah sosok ibu yang sangat kuat,dan tegar memyimpan masalah-masalah yang sering dihadapinya. Mama adalah guruku, beliau mengajarkanku kasih sayang, bagaimana cara menjadi perempuan yang bijaksana dan menjadi perempuan rendah hati. Mama tidak mau anak-anaknya gagal dan menderita. Bagi mama kita adalah bagian hidupnya yang terpenting dulu,sekarang dan selama-lamanya. Dan kau tahu, diakhir-akhir menjelang ujian sekolah,ujian nasinaol, detik-detik fokus untuk memperjuangkan materi pelajaran agar bisa masuk perguruan tinggi negeri. Tiba-tiba, ini bukan dari niatanku kembali untuk menyukai seseorang diwaktu yang tidak tepat seperti ini. Aku hanya bisa pasrah dan menunggu kelanjutannya bagaimana seseorang ini tau bahwa aku ingin mendekatinya. Ingat, aku orang yang cuek,dan bakal bisa fokus untuk sekolahku dulu dan menghargai setiap waktu,maupun orang. Dan hatiku sudah membantu untuk tidak terlalu memikirkan pria untuk saat ini.

I’M BACK

Today I am back to the world of blogs that have been missing for a year to not write anymore. My mind has been covered in laziness, but there are many moments I’ve written here. Relax now I’m back to tell my romance stories (again) and my doubts.

Either started where I started. But right at the age of 17 years ago in December, I learned from him to be able to sophomore. Suffering 2 years and a half has passed. Now I really admit it. There are so many things that I have done that he hates, disappointed, angry and now he thinks I am a stranger. Every time I see him I can not control my emotions. Just looked down and did not dare look at him. Always the past I had ever made with him often came up in my mind when dealing with him. There was a congratulation from his friends, that he was fed up with childish behavior and behavior and still I wished so much to be back with him. Honestly, right on her birthday on January 12th ago I was sad unable to do anything. I pray that we can meet again after the school breakup, and you can open your heart to me. Whatever they say, I am strong enough to hear the temptations of them. Somehow I can stop him long ago, they still carry my name in front of you. Now I have made you embarrassed and angry. Really, I have no intention at all like that. That’s not my request. Oath. Will your heart open my apology?

In order for you to know, I failed to be able to snoop you. The night before I heard the news I stood looking at your photograph and looked at you seriously. Word for word is spoken, my tears pouring heavy, my chest tightness. Why? Why the shadows still appear. I wish I could forget and let go of what happened. Looks like you think it all ” misunderstood ” or ” do not care ” with this all. Something more painful than what you say even though the words are not spoken from your own lips. Could not stop crying then, my mind was messed up, my heart was churned. I can not get up to your word at that moment. The next day, one of them told you the shocking situation. This is not the second time I’ve heard you crash again. I refuse my heart to disregard the news from you. Now it’s still, my heart says to care about you again “How are you doing now? I miss you”. After I realized I had failed, I thought of you. That whole day my mind is still thinking about your situation. I grabbed a pen and paper, my mind was out of control. I wrote the paper according to my heart and mind without thinking about the impact. I put the paper in the envelope and said “I hope this is not too stupid for me to do.” And I dreamed with a sentence that I hate “Why am I worried about the commitment I made last year?

BedLove

Mungkin dia yang terbaik untukku, pikirku singkat. 

Jujur saja kebodohanku selalu meningkat untuk bangkit memperjuangkanmu. 

Daku takut. Takut apa yang kuharapkan tidak seperti yang kuharapkan. 

Cinta ini sempat hilang,  tetapi kau terus saja muncul dihadapanku.  Seketika itu,  daku bergelonjak besar untuk menyukaimu kembali. 

Daku minta maaf atas keegoisan ini. 

Daku minta maaf telah membuatmu risih dan ilfeel. 

Kalau ada kesempatan lagi,  daku ingin menunjukkan bahwa dakulah yang terbaik untukmu. 

Jujur,  masih ingin sekali daku memberi tahu tentang apa yang kamu belum ketahui dari diriku. 

Tetapi,  engkau telah menangkap buruknya diriku. 

Kau tahu? daku selalu suka mencari kabar tentang dirimu.  

Kau tahu? daku selalu menunggu kamu duduk di tangga. 

Kau tahu?  daku lelah menyimpan rasa selama 3 tahun lebih kepadamu. 

Daku selalu berharap kita dapat kembali lagi. 

Dapat bertemu lagi (suatu saat) 

Dan bisa mengenal lagi dari awal. 

Sebab,  daku belum sanggup kehilangan dan berpisah darimu. 

Terimakasih kamu sang cinta pertama. 

Cepu,  30/09/2017

-natalia-

Kata

Katanya

Gapapa lah irit kata

Demi menitih rasa

Yang lama terpupuk rata
Katanya

Gapapa lah hilang arah

Asal kembali ke rumah

Tanpa amarah
Kataku

Tak mau aku begitu

Inginnya aku bilang selalu

aku rindu

aku malu

aku cinta

aku marah

tak irit kata

asal semua tau

aku tau, kamu tau

aku punya rasa

kamu juga, aku juga tau
Kataku

Kalau memang rumah

Pasti selalu kembali

Setiap hari

Bukan cuma teringat

Jika langkah kaki

Tidak melangkah pulang

Samarinda-11:27 PM (Natalia)

Heranku

Sore ini, Hujan tak turun.

Tapi langit mendung.
Ada apa? —tanya makhluk bumi.
Semuanya kebingungan.

Pohon-pohon kehausan.

Tanah mulai kekeringan.

Anginpun hanya berhembusan.
Entah apa yang dilakukan makhluk langit sana,

Apa yang mereka rencanakan kali ini?

Apa mereka sengaja?

Sengaja langit tak turunkan hujan agar seseorang berbahagia?
Iya,

Kadang hujan turun membawa kenangan.

Serta kenangan itu akan turun dengan membawa rindu didalamnya.
Untunglah,

Sore ini, tak perlu rindu,

Tak perlu merasa sendu,

Lalu berakhir pilu.

Dan tak perlu ada air mata yang jatuh dibantalku.
Langit,

Terimakasih untuk sore ini.

Bumi, maafkan langit.

Maaf telah membuat seisimu kebingungan.

(Phatarina Natalia)

9:39 PM

Sesuka Dirimu

Kau boleh datang lagi

Barangkali ketika dingin menyelimuti

Atau

Ketika cuaca mu tidak bersahabat dan menghujani
Kau boleh datang  lagi

Saat menggigil tanpa penghangat

Atau saat

malam mu tertanggal kemudian larut

Hingga satu-satunya yang kau punya tinggal sepi

Kau boleh datang lagi
Bawa apapun yang ingin kau bawa

Tidak apa

Aku siap menerima
Kau boleh datang lagi

Sebagai siapapun kamu, tentu

Aku tidak pernah menutup pintu
Kau boleh kembali bertamu

Tidak ada larangan

Apalagi sanksi untuk itu
Hanya saja

Tentang bagaimana aku menyambut

Caraku menganggapmu bercerita

Atau tentang siapa nanti yang menemaniku

Melihatmu datang

Mendengarmu bercerita

Itu bukan urusanmu
kau boleh datang.

Sekali lagi

dan lihat betapa karma membunuhmu sendiri

Di hadapku

-Phatarina Natalia-